Tampilkan postingan dengan label Samba4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samba4. Tampilkan semua postingan

Install Webmin dan Seting Modul Samba File Sharing untuk Samba4

Untuk menginstall webmin anda harus menginstall webserver terlebih dahulu sereprti yang sudah saya jelaskan di tutorial sebelumnya di Install Web Server di Ubuntu Server 14.04 dengan LAMP. Langsung saja berikut instalasinya;
Tambahkan repo webmin terlebih dahulu di sources.list server anda
# nano /etc/apt/sources.list
Tekan tombol CTRL+W kemudian CTRL+V supaya anda bisa langsung berada di akhir file tersebut, lalu tambahkan dua baris berikut ini :

deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib
deb http://webmin.mirror.somersettechsolutions.co.uk/repository sarge contrib


Simpan dengan CTRL+X dan Y,
Selanjutnya tambahkan Webmin GPG key kedalam apt dengan perintah : 
wget -q http://www.webmin.com/jcameron-key.asc -O- | sudo apt-key add-

Sebelum anda install webmin, silahkan update terlebih dahulu : update server anda
# apt-get update
Selanjutnya Intall webmin
# apt-get install webmin –y
Setelah proses instalasi selesai, silahkan akses control panel webmin anda di URL https://192.168.10.100:10000 atau https://andrianext.web.iddomain:10000
Pada saat anda membuka URL tersebut di browser anda biasanya terjadi privacy error atau peringatan your server’s SSL certificate is not trusted. Hal ini terjadi karena secara default webmin telah membuat SSL certificate. Untuk menangani hal ini, jika anda menggunakan browser google chrome silahkan anda klik advanced, kemudian klik proceed to IP_address atau domain(unsafe). Sedangkan apabila anda menggunakan browser mozilla firefox silahkan anda klik I Understand the Risks, kemudian klik tombol Add Exception dan tombol Confirm Security Exception.
Selanjutnya anda masukan username dan password pada halaman login webmin seperti berikut ini :


Seting Samba Windows File Sharing di webmin untuk samba4
Default configurasi Samba Windows File Sharing di webmin menggunakan samba3 dan untuk mengubahnya ke samba4 anda harus seting di modul webmin terlebih dahulu.
Setelah anda login webmin modul windows file sharing bisanya belum terinstall untuk menginstallnya anda harus masuk ke menu – Un-used Modules, cari samba windows file sharing kemudian klik install modules.
Setelah modules samba windows file sharing terinstall maka di menu Servers akan muncul modul tersebut seperti ini;


Klik Module Config dan ubah confignya seperti beriku:

Klik save untuk melakukan perubahan. Demikian install dan seting samba4 di webmin.

Configurasi Windows Client untuk Join domain ke Server Samba4

Dari pembahasan sebelumnya yaitu membuat server AD/DC Samba4 di Ubuntu Server14.04, sekarang giliran kita seting windows client untuk join domain ke server yang telah kita seting sebelumnya. Berikut yang harus anda lakukan untuk join domain ke server;
Saya menggunkan windows 7 sebagai client untuk join domain ke server.

  1. Masuk ke Control Panel | Network and Internet connectins | Network and Shring Center
  2.  Double klik Local Area Connection | Pilih Properties
  3.  Double klik Internet Protocol (TCP/IP)
  4. Masukan IP Address yang digunakan beserta netmask dan gateway
  5. Set primary dns server dengan IP Address server domain / IP Addres router anda
  6. Klik OK
  7. Buka command prompt
  8. Start Menu | Run, ketik cmd
  9. Ketik ping domain server ( ping andrianext.web.id ), jika terdapat reply maka client bisa join domain ke server samba4 yang anda buat.


hasil test ping koneksi ke server andrianext.web.id/192.168.10.100

Join Domain

  1. Untuk join domain login pada windows sebagai administrator
  2. Klik kanan pada My Computer | Properties
  3. Pilih Computer Name, klik Change, pilih Domain kemudian masukan nama domain yang telah dibuat ( andrianext.web.id )
  4. Klik OK, masukan username administrator dan password pada saat seting Provisioning Samba4 (P@ssw0rdsamba)
  5. Klik OK, dan restart komputer anda
Jika berhasil join domain, maka akan muncul notifikasi seperti di atas. Demikian tutorial dari saya nantikan tutorial berikutnya tetap di andrianext.web.id 
Salam, Thank

Install dan Configurasi Active directory Samba4 di Ubuntu Server14.04 bagian3 : Install DNS Server, setup Dynamic DNS & Kerberos

DNS server di sini digunkan untuk join Samba4 Active directory dari PC client windows, jadi DNS server digunakan untuk kounikasi antara server dengan PC client, berikut untuk instalasi DNS server menggunakan bind9.
# apt-get install bind9 bind9untils bind9-host

Samba4 yng dicompile dan install memiliki database DNS sendiri yang harus di masukan kedalam configurasi DNS server yang sudah ada agar samab4 berjalan dengan lancar.

Configurasi named.conf

Samba4 memiliki file named.conf sendiri untuk configurasi dns dengan metode DLZ  (Dynamically Loadable Zone). Tambahkan include “/usr/local/samba/private/named.conf”; di baris paling bawah pada named.conf
# nano /etc/bind/named.conf


Remove Apparmor

Apparmor ini merupakan firewall seperti halnya Selinux pada Redhat/CentOS. Agar DNS yang dikonfigurasi berjalan sesuai keinginan, maka kita harus membuang apparmor ini dari sistem. Selain Apparmor, package resolvconf juga harus dibuang agar kita dapat konfigurasi file resolv.conf secara manual
# apt-get remove –purge apparmor resolvconf
# apt-get remove
# apt-get autoremove

Setelah package diatas dibuang, restart terlebih dahulu sistem operasi Ubuntu yang digunakan agar melakukan apply

Configurasi named.conf samba4

Anda cek dulu versi bind9 yang di gunakan dengan perintah.
# dpkg -l bind9

Dari hasil perintah pengechekan bind9 diatas didapatkan bind9 versi 9.9.5 Hal ini menjadi penting karena terkait DLZ yang akan digunakan pada Samba4. Check database dlz agar menggunakan bind sesuai dengan versi yang dihasilkan dari perintah diatas
# cat /usr/local/samba/private/named.conf









Dari hasil pengecheckan diatas didapatkan bahwa by default Samba4 menggunakan DLZ untuk bind 9.9.x. Jika bind9 yang kita install merupakan versi 9.8.x, maka berikan tanda # pada database bind 9.8.x dan hilangkan tanda # pada database bind 9.9.x

Configurasi Resolv.conf

Masuk ke configurasi file /etc/resolv.conf berikut: 
# nano /etc/resolv.conf
Andrianext.web.id merupakan domain yang saya gunakan, IP Address 192.168.10.100 merupakan IP Address server samba4, dan 192.168.10.1 adalah gateway router untuk keneksi ke internet di jaringan local saya.

Test configurasi DNS Server

Setelah semua configurasi di sesuaikan, testing hasil konfigurasi DNS tersebut dengan perintah berikut :
# host -t SRV _ldap._tcp.andrianext.web.id.
# host -t SRV _kerberos._udp.andrianext.web.id.
# host -t A andrianext.web.id.






Configurasi Kerberos

Backup terlebih dahulu file /etc/krb5.conf, kemudian copykan file dari /usr/loacl/samba/private/krb5.conf ke /etc/krb5.conf
# cp /etc/krb5.conf /etc/krb5.conf_ori
cp /usr/local/samba/private/krb5.conf /etc/krb5.conf

Kemudian testing kerberos
# kinit administartor
# klist –e

Konfigurasi Kerberos Dns Dynamic Updates (Optional)

Konfigurasi Kerberos Dynamic DNS ini bersifat opsional, akan tetapi fungsi dari Dynamic DNS adalah menyimpan data record hostname dan ip address klien yang melakukan join pada Samba4. Tambahkan tkey-gssapi-keytab “/usr/local/samba/private/dns.keytab”; pada named.conf.options dan berada dalam konfigurasi options {…}.
# nano /etc/bind/named.conf.options





Setelah melakukan penambahan pada named.conf, ubah kepemilikannya
chgrp bind /usr/local/samba/private/dns.keytab
# chmod g+r /usr/local/samba/private/dns.keytab
cek apakah ada update terbaru mengenai dynamic DNS updates
/usr/local/samba/sbin/samba_dnsupdate –verbose


demikian tutorial active directory samba4 di ubuntu server 14.04, tahap selanjutnya adalah seting PC Client untuk join domain ke server samba4 dan seting folder sharing untuk client.




Install dan Configurasi Active directory Samba4 di Ubuntu Server14.04 bagian2 : Install dan Provisioning Samba4

Melanjutkan dari tutorial sebelumnya install dan configurasi active directory samba4 di ubuntu server14.04 bagian1, di bagian kedua ini adalah instalasi samba4 untuk instalnya anda bisa download samba4 versi terbaru di;  https://ftp.samba.org/pub/samba/stable/ saat tutorial ini di buat versi samba4 yang terbaru adalah versi 4-3.1. berikut cara download dan instal dari server ubuntu dengan wget downloader;

# cd /home/
# wget -c https://ftp.samba.org/pub/samba/stable/samba-4.3.1.tar.gz
# tar -zxvf samba-4.3.1.tar.gz
# cd samba-4.3.1
# ./configure.developer
# make
# make install

Setelah itu proses instalasi akan berjalan ± 30 menit dan sembari menunggu silahkan anda sambi ngopi dulu :D 


EDIT FSTAB

Lakukan perubahan pada file fstab agar menggunkan acl dan user_xattr 
# nano /etc/fstab

Dari gambar diatas, saya memasukkan acl dan user_xattr pada partisi root /. Simpan dan lakukan remounting untuk partisi root.
# mount -o remount/

PROVISIONING SAMBA4

Provisioning ini bisa dikatakan sebagai dcpromo-nya yang ada di MS Windows, untuk melakukan provisioning silahkan ketikan perintah berikut :
# /usr/local/samba/bin/samba-tool domain provision

Pada bagian Realm diisi dengan nama domain anda, yaitu ANDRIANEXT.WEB.ID dan pada bagian Domain di isi dengan nama domain tanpa TLD (Top Level Domain), yaitu ANDRIANEXT. Untuk Server Role diisi dengan dc dan DNS backend menggunakan BIND9_DLZ. Isian password minimal 8 karakter dan ada 1 huruf besar, 1 huruf kecil. Tunggu hingga proses provisioning selesai, jika tidak ada masalah maka hasil provisioning seperti berikut :




STARTING SAMBA 4
Untuk melakukan start, stop samba4 sedikit berbeda dengan samba3 karena samba4 berada di direktory yang berbeda dengan samba3, berikut perintahnya :
# /usr/local/samba/sbin/samba
Cek samba apakah sudah berjalan dengan perintah ps
# ps aux | grep samba
Untuk melakukan stop, dapat menggunkan perintah pkill
Selanjutnya kita buat script untuk menjalankan samba4 secara otomatis pada saat server booting awal, buka terminal server anda dan copykan scriptnya;
# nano /etc/init.d/samba4
Copykan script dibawah ini ke dalam /etc/init.id/samba4



Tekan CTRL+X,Y untuk menyimpan, kemudian set hak aksesnya.
# chmod +x /etc/init.d/samba4# update-rc.d samba4 defaults 98 02# /etc/init.d/samba4 start

Test masuk ke folder sharing dengan menjalankan perintah berikut;
# /usr/local/samba/bin/smbclient //localhost/netlogon -Uadministrator%P@ssw0rdsamba
P@ssw0rdsamba diatas adalah password administrator di buat pada saat provisioning, selanjutnya anda akan masuk ke prompt konsol :smb: \>:

Jika hasilnya persis seperti contoh diatas maka folder sharing samba4 anda sudak OK, ketik exit untuk keluar dari prompt.
Dan selanjutnya adalah seting Dynamic DNS & Kerberos untuk komunikasi server samba4 dengan PC Client. Tutorial selanjutnya di setup Dynamic DNS & Kerberos

Install dan Configurasi Active Directory Samba4 di Ubuntu Server14.04 bagian1: Network Configurasi Ubuntu Server14.04 & Repository

Ubuntu server merupakan system operasi linux yang banyak dipakai di dunia baik versi desktop maupun server. Sedangkan Samba4 Active Directory adalah pengembangan dari samba3 yang berfungsi sebagai Active Directry seperti di MS Windows Server 2003 dan sebagai Primary Domain Controller di system Operasi windows XP/7/8. Samba4 tidak membutuhkan user Unix/linux seperti di samba3, dan pengaturan user/group dan hak akses folder sharing dan GPO di atur dengan antramuka GUI dari MS Windows melalui Remote Server Administration Tools (RSAT). Sehingga pengaturanya lebih mudah sekalipun bagi orang yang tidak familier dengan linux. Demikian penjelasan sinkatnya dan langsung saja kembali ke laptop, :D


Login ke ubuntu server anda;
Seting repository local untuk mempercepat proses update repo;
Repositry local/indonesia untuk ubuntu bisanya saya menggunakan miror kambing.ui.ac.id. untuk versi ubuntu yang saya gunakan ubuntu LTS 14.04 64bit. Dan untuk memudahkan mendapatkan source repository bisa menggunakan tools yang tersedia di link repo.ugm.ac.id/mulai.
Backup sources.list yang asli
# mv /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list_asli# nano /etc/apt/sources.list
Isi dengan source berikut ;
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
kemudian update ubuntu anda
# apt-get update –y
Configurasi Network
# nano /etc/network/interfaces
Sesuaikan configurasi seperti dibawah ini;

Simpan dengan CTRL+X,dan Y, dan restart network
# /ete/init.d/networking restart
Configurasi Hosts
# nano /etc/hosts
Sesuikan configurasinya seperti berikut;

Configurasi Hostsname
#nano /etc/hostname
Configurasinya seperti berikut;

Instalasi Dependensi yang di butuhkan
Untuk instalasi dependensi yang di butuhkan untuk samba4 copykan perintah berikut ini;
# apt-get install build-essential libacl1-dev libattr1-dev libblkid-dev libgnutls-dev libreadline-dev python-dev python-dnspython gdb pkg-config libpopt-dev libldap2-dev dnsutils libbsd-dev attr krb5-user docbook-xsl libcups2-dev bind9 bind9utils bind9-host

Setelah install package yang dibutuhkan, tahap selanjutnya adalah download Samba4 dan konfigurasi DNS. Bisa anda lihat di tutorial selanjutnya Install samba4 dan configurasi dns

Cara Cepat dan Mudah Install Samba File Server, Active Directory dan Primary Domain Controler (PDC) menggunakan Samba4

Active Directory adalah service server dari Windows Server yang memberikan layanan domain logon, domain authentication, share authentication, permission, hak akses dan lain sebagainya.
Yang di intergrasikan dengan File Server. Layanan seperti ini sudah tersedia di linux melalui Service Samba.


Namun kebanyakan admin windows tidak mau repot dengan konfigurasi Linux Server secara manual. Mereka terbiasa dengan GUI yang tersedia di Service Windows Server. Dengan adanya pengembangan Samba4 yang telah bekerja sama langsung dengan Microsoft sehingga Samba4 sudah suport AD layaknya di windows Server dengan konfigurasi via GUI.

Langsung Saja Sesaui judul di atas saya akan sharing cara install Samba4 dengan cepat dan mudah :

1. Download Appliance Samba yang telah di custum dan dikemas sedemikian simple sehingga mempermudah user untuk menginstall nya. Download appliance samba di :
    # mirror.excellent.co.id/appliance/excellent-samba4/
2. Pilih Install Excellent Samba4 Appliance
3.  Setelah Instalasi Selesai Login menggunakan 
    # User         : root
    # Password : opensuse
4. Kemudian masuk ke direktori /srv/v
5. Jalankan file 
    # cd  /srv/v
    # ./dcpromo.excellent 
6. Tekan enter, masukan nama domain, hostname, IP address server, IP gateway dan Password samba seperti contoh gambar dibawah ini;

7. Kemudian Tekan enter untuk proses selanjutnya
8. Setelah proses konfigurasi selesai terakhir masukan Password admin sesuai password yang telah di buat di awal konfigurasi.
9. Proses instalasi secara keseluruhan sudah selesai dari install sistem, domain, dan samba, berikutnya buat file sharing di samba.
10. Buka konfigurasi file smb.conf
    # vi /usr/local/samba/etc/smb.conf
 masukan parameter seperti contoh di gambar ini ;

 11. Kemudian buak folder untuk menyimpan file sharing
      # mkdir -p /data/sharing
      # chmod -R 777 /data/sharing
12. Setelah itu restart service samba
      # service samba4 restart
13. Coba maping ke IP Server samba yang telah dibuat;
kalo sudah muncul folder sharing yang telah di buat seperti gambar diatas, maka konfigurasi anda sudah benar.

Untuk Selanjutnya Kita tingal seting komputer client yang akan join domain ke server dengan cara :
- Klik Mycomputer -> Properties -> Pilih change settings
- Computer Name -> Change- masukan nama domain - isikan username dan password

 - Setelah klik ok dan berhasil maka komputer anda meminta untuk di restart
-  Kemudian Anda bisa login menggunakan User administrator dan password yang telah dibuat
- Untuk membuat user samba / user Logon masuk ke server dan buat user
- # /usr/local/samba/bin/samba-tool user add nama user
  # masukan password
- restar service , dan selesai

demikian lah cara untuk membuat Logon Domain dan File samba dengan Samba 4.

Mencegah/Mengamankan File yang Dihapus oleh user lain Melalui Jaringan ( samba recycle bin )

Dalam prakteknya kita sering kehilangan data yang telah di sharing ke komputer lain, sehingga data yang telah dihapus oleh user komputer lain tidak masuk ke folder Recycle Bin di windows.
Berbeda dengan menghapus file dari komputernya sendiri yang akan masuk ke Recycle Bin dan bisa dikembalikan lagi.

Kasus seperti itu sering di alami di komputer perkantoran yang efeknya sangat fatal dimana file yang terhapus dari jaringan benar-benar tidak dapat di kembalikan lagi bahkan memakai aplikasi recovery pun kebanyakan file tidak kembali utuh, sedangkan file tersebut sangat penting.

Mengapa file yang di sharing bisa terhapus ?
- karena file yang di sharing di beri hak akses full alias bisa baca, tulis, dan delete oleh komputer lain

Mengapa file yang di sharing harus di beri hakakses full?
- karena kebanyakan file-file yang di sahring tersebut file documen seperti file. excel yang mana satu file diedit oleh banyak komputer.

Terus solusinya bagai mana?
- untuk solusinya yaitu file yang mau disharing  harus di taruh di komputer server dengan menggunakan samba server.

Cara Buat Server Sambanya bagaimna?
-  untuk buat server samba dari mulai instalasi akan di jelaskan di postingan lain
- disini saya akan menjelaskan bagaimana membuat file sharing yang dihapus oleh user dalam jaringan bisa masuk ke folder Recycle yang telah di di tentukan.

1. Diasumsikan sudah menginstall Samba dengan baik dan benar
2. Buat folder Sharing :
   #  mkdir -p /serverdata/sharing
   #  chmod -R 777 /serverdata/sharing
   #  mkdir -p /serverdata/recycle
   #  chmod -R 777 /serverdata/recycle
3. Buat folder untuk Recycle Bin/ menyimpan file yang terhapus:
   #  mkdir -p /serverdata/recycle
   #  chmod -R 777 /serverdata/recycle
4. Masuk ke configurasi samba
   # nano /usr/local/samba/etc/smb.conf 
5. Masukan configure samba sharing seperti beriku;
         






6. Tambahkan parameter seperti dibawah ini:
           vfs objects = recycle
           recycle:repository = /serverdata/recycle/%U
           recycle:keeptree = yes
           recycle:versions = yes
           recycle:maxsize = 0
           recycle:exclude = *.tmp
           recycle:exclude_dir = /tmp

7. Hasilnya akan seperti ini:


  









8. Setelah iku save configurasi

Penjelasan dari parameter di atas :e
- recycle = Modul vfs yang digunakan adalah recycle
- repository = Tempat menyimpan file/folder  yang telah dihapus lewat jaringan
- keeptree = Struktur file/folder yang dihapus
- version = apabila ada 2 file yang sama dihapus, maka akan ada tulisan copy#filename pada file yang terbaru
- maxsize = Maksimal file yang dihapus yang akan dimasukan ke recycle, jika 0 semua file yang dihapus akan masuk ke recycle, dan jika di beri nilai 1024 KB, maka file yang dihapus diatas 1024 KB tidak akan masuk ke recycle
- exclude = Daftar fili yang tidak boleh dimasukan ke recycle
- exclude_dir = Daftar folder yang tidak boleh dimasukan ke recycle 

demikian lah postingan saya kali ini mengenai mengamankan file yang terhapus oleh user dalam jaringan. dan nantikan postingan samba berikutnya.


Membatasi Jenis file yang Boleh di Simpan di Samba Server


Samba Server adalah sebuah protokol yang di kembangkan di Sistem Operasi Linux untuk menjebatani pertukaran file antar windows dan linux. 

Dalam pertukaran file / file sharing banyak di lakukan antar user komputer windows, dari hal tersebut masih banyak kekurangan antara lain ;
- file yang tersharing di lingkungan windows rawan terkena virus
- file yang di sharing tidak ada batasan jenis file yang boleh /tidak yang di simpan si file sharing

untuk mengatasi hal tersebut samba file server memiliki keunggulan untuk membatasi file yang boleh di simpan di file sharing, berikut ini script yang digunakan di samba:

1. Buka configurasi file samba, untuk OpenSuse ketik perintah : 
   # nano /usr/local/samba/etc/smb.conf
2. Buat file sharing samba dan tambahkan script :

   

   




# veto files = /*.mp3/*.mp4/*.3gp/*.avi/*.mkv/*.flv/*.exe/*.bat/*.ini/

-  tekan ctrl+x, kemudian ketik y enter,  untuk menyimpan configurasi dengan editor nano.

3. File yang tidak bisa di tambahakan yaitu :
/*.mp3/*.mp4/*.3gp/*.avi/*.mkv/*.flv/*.exe/*.bat/*.ini/
4. Bisa juga tambahkan extensi terterntu yang biasa terkena virus seperti .exe/bat/.vbs/ dan lain-lain
5. Dan jangan lupa restart service samba : 
   # service samba restart

Cukup seperti itu sajalah untuk membatasi extensi file yang boleh di simpan di file samba, dan apabila memaksa untuk memaksanya tetap aja tidak akan bisa di simpan, seperti ini: 











Untuk posting berikutnya kan membuat samba recycle untuk mencegah file yang terhapus dalam jaringan ;.

Pemrograman

More »

Networking

More »